Covert Selling By Rico Huang

Apakah Anda pernah mendengar istilah covert selling ini?
Atau belum pernah sama sekali?

Covert Selling adalah cara berjualan tanpa harus terlihat "menjual", atau dengan kata lain cara jualan yang tersembunyi. Dan hal ini biasanya diterapkan dalam sosial media seperti Facebook, Twitter, atau Instagram. Cara ini banyak digunakan karena pada dasarnya manusia tidak suka dijuali secara terang-terangan. Padahal mereka senang berbelanja.

Anda pasti risih melihat kawan Anda di Facebook yang statusnya jualaaan muluu. Pasti sangat mengganggu dan membosankan, hal itupun yang dirasakan orang lain saat melihat Anda jualan terus di timeline. Membosankan! Efeknya adalah, status Anda tidak lagi sering dibaca orang, karena selalu jualan mulu.

Nah Covert Selling ini adalah cara berjualan yang lebih elegant dan berkelas. Dan ini adalah salah satu materi dalam buku Jago Jualan di Facebook yang telah sukses melipatgandakan omzet dropshipaja.com. Cara ini sangat efektif diaplikasikan di akun Facebook personal Anda. Karena secara tidak langsung memancing kesadaran orang lain untuk bertanya karena penasaran dengan status Anda.

Tapi cara ini hanya akan menjadi sampah dalam pikiran Anda jika hanya dikoleksi sebagai bahan bacaan tanpa Anda praktekkan. Walaupun jelas-jelas pola ini telah berhasil melejitkan omset pada bisnis saya. By. Rico Huang
.
 rico huang

Artikel Terkait, Baca Juga

Dinamika Perjalanan Menjadi Pribadi Yang Hebat "Rico Huang"


Saya akan berikan contoh:
1. Produk terbaru dari Alona, Ayo dibeli... sudah terjual ribuan pcs lho!!
2. Alhamdulillah baru launching satu hari, orderan udah masuk ribuan pcs, lumayan buat ngajak nonton gebetan.

Dari 2 contoh berikut, mana yang lebih enak dibaca?
Saya yakin pasti yang kedua. Dan perlu Anda ketahui, bahwa status yang kedua akan mengundang orang lain untuk bertanya karena status Anda membuat mereka "penasaran"

Status pertama terlalu membosankan dan tidak membuat orang bertanya. Sedangkan status kedua sangat menarik dan memancing orang penasaran untuk mengetahui lebih dalam.

Jika ada yang bertanya, tinggal Anda berikan kontak Anda atau bisa langsung Anda jawab via komentar di Facebook.
.

Contoh berikutnya:
1. Terbukti produk kami berkualitas, ini testimoninya *kasih skrinsut testimoni
2. Seneng deh kalo lihat pembeli puasa begini dan repeat order, yeaay!! *kasih skrinsut testimoni

Dari 2 contoh diatas, lebih enak dibaca yang kedua dan memancing orang juga untuk bertanya.

Semoga dari beberapa contoh diatas, bisa membuat Anda eksplorasi lebih dalam tentang covert selling, Coba sekarang buat status covert selling di Facebook Anda.

Jika banyak yang bertanya dan penasaran, berarti Anda berhasil melakukannya.
Latih terus cara ini agar Anda lebih lihai untuk mempromosikan produk dengan cara elegant.

Dengan mengetahui dasar covert selling yang saya share ini, Anda sudah bisa langsung mempraktekkannya.
Selamat Mencoba.