Beberapa Performa Dan Gaya Kepemimpinan Yang Perlu Diperhatikan Untuk Kemajuan Satu Usaha / Bisnis

Ujung tombak dari satu usaha atau bisnis terletak pada anggotanya, betapa tidak bahwa penghasilan atau profit perusahaan tergantung pada berapa tingkat pencapaiaan anggota atau pelayanan anggota yang bekerja dan bersentuhan secara lansung dan berkelanjutan di lapangan namun dari semua hal tersebut juga berpengaruh dari performa pemimpin atau sikap dan gaya kepemimpinan pemilik usaha.

Muhammad Yusuf Ali
Konsultasi Pengembangan Bisnis Dengan Bapak Muhammad Yusuf Ali
Internasional Business Trainer PT. One Vision Indonesia

Banyak perusahaan-perusahaan yang maju di indonesia ataupun di luar negri menjadi sukses berkat kepemimpinan yang tepat, bahkan dalam perusahaan yang besar dapat kita evaluasi capaian disetiap regulasi atau pergantian kepemimpinan.

team binamandiri.id pada suatu ketika berkonsultasi dengan seorang leader yang mampu memotifasi dan mendulang kesuksesan bersama dalam usahanya (Muhammad Yusuf Ali, Internasional Business Trainer PT. One Vision Indonesia), dalam kosultasi tersebut dapat disimpulkan bahwa beberapa gaya kepemimpinan yang perlu dilakukan di perhatikan pemilik usaha adalah

1. Sikap dan prilaku mengapresiasi capaian-capaian anggota atau team work

Tugas seorang pemimpin adalah mengarahkan dan meng evaluasi kinerja anggota untuk kepentingan kemajuan usaha, namun hal yang perlu di perhatikan adalah kemampuan pemimpin mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada anggota besar ataupun kecilnya capaian annggota dilapangan, penghargaan ini adalah sentuhan agar kedepan mampum berbuat lebih maksimal dan lebih giat lagi. hal ini juga akan mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis menanamkan rasa kepemilikan dan tanggung yang tinggi ketimbang pemimpin yang suka ngomel ataupun marah dihadapan anggota terlebih jika itu di tempat umum.

2. Terbuka pada anggota atau team work dalam hal informasi dan kondisi perusahaan

Prilaku dan pemikiran seorang pimpinan kadang terjebak pada anggapan bahwa keberadaan anggota atau kariawan semata hanya untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, hal itu benar adanya namun jika memilih untuk terbuka dalam hal informasi dan kondisi satu usaha akan mampu memaksimalkan kinerja dan memunculkan kereatifitas dan ide ide briliant yang baru untuk perkembangan satu perusahaan, sederhananya satu orang yang memikirkan solusi untuk satu masalah jauh lebih cepat mendapatkan solusi ketika ada 10 orang yang memikirkannya.

3. Setiap teguran ataupun keritikan perlu dibarengi dengan pertimbangan atau solusi

Setiap anggota atau setiap individu pasti pernah melakukan kesalahan sehinggah dalam satu perusahaan pemimpin harus mampu mengevaluasi dan melakukan kritik kepada anggota atau kariawannya namun kritik yang tepat adalah ketika kritik tersebut di barengi dengan solusi sehinggah ada langkah cepat untuk melakukan perbaikan, karna ketika kritik hanya sekedar kritik tanpa ada solusi maka akan melahirkan kebingungan sendiri bagi anggota atau kariawan yang bersangkutan.

4. Apresiasi dan klaim keberhasilan adalah merupakan keberhasilan bersama

Dalam pencapaian atau suksesnya satu pekerjaan terkadang sikap membesar-besarkan atau memuji eksekutor dengan berlebihan membuat sang eksekutor menyobongkan diri sehinggah membaut anggota atau kariawan lainnya yang terlibat dalam kesuksesan tersebut minder dan berkecil hati, sehingga untuk menghindari hal tersebut memuji sang eksekutor itu perlu namun tidak berlebihan dan lebih menonjolkan pujian terhadap team work yang terlibat sebagai bentuk keberhasilan bersama.

5. Empaty terhadap anggota atau kariawan

Kunci mendasar dalam kepemimpinan adalah sikap peduli pimpinan kepada anggota memperhatikan hal yang di kerjakan dan bersedia mendengar proses yang di lalui sang anggota atau kariawan untuk mencapai tujuan pekerjaan yang dilakoninya. hal ini diharpkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif progresif untuk kemajuan bersama.


 Asman
Asman Asis 
Inspirator Binamandiri.id
Bersama Muhammad Yusuf Ali