Arfat Dg Beta; Dalam Satu Perspektif Buat Bulukumba Yang Lebih Keren Dengan Sesungguhnya Keren

Bersama Muhammad Yusuf Ali, Diskusi Alot Meneropong Bulukumba Keren Dengan Realitas Hari Ini, Menuju Momentum Pilkada September 2020 Mendatang

 Muhammad Yusuf Ali

Missi "kerenisme" atau Bulukumba kereen 2015-2021 menurut kami yg memang berdomisili di Bulukumba, masih berproses, dan tampaknya, belum sangat spektakuler realisasinya, setidaknya dari pandangan awam saya Arfat Dg Beta, antara lain. :

(1). Bandara wisata di Ara yg konon di thn 2015 sdh peletakan batu pertama ternyata belum terealisir sedangkan kunjungan wisata ke Bulukumba semakin pesat, dan wisman dari P.Bali dllx belum bisa direct flight ke Bira dsknya;

(2). Kita bersyukur karena wajah pantai Merpati skrg sdh lumayan indah dan adanya taman hutan kota namunpun belum sesemarak dan segemerlap dibandingkan Pantai Seruni Bantaeng dan penataan wisata Pantai Marina Bantaeng;

(3).Traffic light dalam kota terkadang macet/tidak menyala dan kadang2 penanganannya lamban.

(4).Di beberapa perumahan seharusnya ada container yg berfungsi sbg Tempat Penampungan Sampah sementara agar tempat2 sampah liar tidak menimbulkan kerawanan kesehatan warga;
.
(5).Di Australia itu sampah sdh tidak ada karena semua sampah dapat didaur ulang bahkan sampah warga dibeli. Sayangnya pemikiran kerenisme belum diarahkan ke sini, sehingga masalah sampah di kota Bulukumba masih seperti yg dulu2 penanganannya.

(6).Pemkab harus punya indikator keberhasilan selama 4 thn terakhir ini, supaya warga tahu betul apa2 aja keberhasilan real, ataukah mungkin rakyat akan cendrung lebih memilih Paslon Bupati/WaBup yang lebih nyata kinerja dan target capaiannya.

Bulukumba, 25 Juni 2019