Desain dan Realisasi Inkubator Bisnis, Solusi Peningkatan Kesejahtraan Masyarakat

Team Binamandiri Yang di pelopori oleh Asman Azis Membawa cita-cita membangun inkubator bisnis di kabupaten bulukumba. Satu gagasan yang tak asing lagi namun belum terlaksana, Lahir dari kesadaraan sebagai pelaku dan praktisi bisnis di era milenial, Asman Azis terlahir dari rahim butta panrita lopi (Sebutan Kab. Bulukumba) melihat realitas kekinian dan potensi yang ada di kabupaten bulukumba, keberlipahan potensi yang belum tersentuh secara signifikan memunculkan ide untuk melahirkan inkubator bisnis di kabupaten bulukumba.

Cita-cita itu membuanya tampil mengambil bagian pada perhelatan pilkada bulukumba 2020 mendatang, membuatnya berafiliasi dengan salah satu bakal calon bupati bulukumba yakni Muhammad Yusuf Ali, Figur yang berlatar belakang pengusaha yang di harapkan mampu menjembatangi hadirnya inkubator bisnis di bulukumba di masa mendatang.


Secara fungsi Inkubator bisnis adalah perusahaan / lembaga yang memberikan suatu program yang didesain untuk membina dan mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis melalui rangkaian program permodalan yang diikuti oleh dukungan kemitraan / pembinaan elemen bisnis lainnya dengan tujuan menjadikan usaha tersebut menjadi perusahaan yang profitable, memiliki pengelolaan organisasi dan keuangan yang benar, serta menjadi perusahaan yang sustainable, hingga akhirnya memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Program inkubasi yang diberikan pada umumnya adalah bagi start-up company atau suatu perusahaan yang masih berada di tahap awal (early stage), dimana di Indonesia umumnya adalah usaha baru ataupun telah berjalan kurang dari 2 tahun. Suatu studi penelitian di Amerika, dimana konsep ini lahir, menunjukan bahwa 87% dari usahastart-up yang melalui program inkubasi / pembinaan dapat bertahan dan menjalankan bisnis mereka dengan baik.

Pada umumnya jasa / bantuan yang diberikan oleh inkubator bisnis adalah:

  1. Akses dan bantuan permodalan
  2. Membuka jaringan yang terkait dan dapat membantu perkembangan usaha tersebut
  3. Pengembangan strategi pemasaran (marketing)
  4. Membantu dalam manajemen akuntansi / keuangan
  5. Mentoring dan pelatihan bisnis
  6. Manajemen pengelolaan perusahaan dan budaya perusahaan
  7. Memberi pengenalan dan penekanan atas etika bisnis
  8. Memberikan informasi mengenai industri bisnis terkait secara umum
  9. Membantu hal-hal terkait dengan regulasi

Pada dasarnya yang dilakukan oleh inkubator bisnis adalah suatu bagian dari progran kemitraan untuk mengembangkan bisnis bersama-sama, dengan tujuan menjadikan usaha tersebut menjadi suatu bisnis yang nyata dan berkembang sesuai dengan visi dari perusahaan tersebut.

Di Indonesia sendiri, belakangan ini kalimat inkubator bisnis sedang “naik daun”, mulai dari para pelaku bisnis, UKM/IKM sampai pada level Kementerian dan LPNK. Hal ini dapat dipahami bahwa ditengah persoalan pengangguran dan ketenagakerjaan Indonesia, inkubator telah menjadi harapan bagi banyak pihak untuk menjadi sebuah alternatif solusi bagi penyerapan tenaga keja di Indonesia. Salah satu cara yang ditempuh Pemerintah untuk menumbuhkan dan mengembangkan Pengusaha kecil adalah melalui program inkubator bisnis dan teknologi.

Secara umum inkubator di Indonesia dibentuk dengan tujuan :

  1. Mengembangkan usaha baru dan usaha kecil yang potensial menjadi usaha mandiri, sehingga mampu sukses menghadapi persaingan lokal mapun global.
  2. Mempromosikan semangat berwirausaha dengan menyertakan perusahaan-perusahaan swasta yang diharapkan mampu memberikan kontribusi pada sistem ekonomi pasar.
  3. Proses alih teknologi dan proses komersialisasi hasil hasil penelitian pengembangan bisnis dan teknologi dari para tenaga ahli, inventor dan peneliti di perguruan tinggi.
  4. Membuka alternatif peluang melalui pengembangan perusahaan baru.
  5. Aplikasi teknologi dibidang industri secara komersial melalui studi dan kajian yang memakan waktu dan biaya yang relatif murah.
 Muhammad Yusuf Ali